42% orang Amerika mengalami obesitas, dibandingkan dengan hanya 4,5% orang Jepang. Mengapa? Jepang 🇯🇵 adalah satu-satunya negara kaya yang tetap kurus sementara Barat mengalami obesitas. Johann Hari mengatakan itu hampir tidak ada hubungannya dengan genetika (dia membandingkan tingkat obesitas dengan orang Hawaii Jepang) dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kebiasaan dan pendidikan sehari-hari. Di Jepang, anak-anak berusia lima tahun berjalan ke sekolah sendiri setiap pagi, seringkali dalam kelompok, membangun olahraga sehari-hari ke dalam kehidupan tanpa gym atau program kebugaran. Sekolah Jepang melarang makanan olahan sepenuhnya, mengharuskan makanan dimasak segar setiap hari, dan melarang makan siang kemasan dari rumah. Kesederhanaan dan porsi kecil adalah kuncinya. Ketika pengunjung bertanya kepada anak-anak apa makanan favorit mereka, mereka sering mendengar jawaban seperti brokoli, rumput laut, atau nasi putih biasa (!!!). Di Jepang, kesehatan diperlakukan sebagai disiplin diri yang diajarkan sejak dini, bukan perjuangan pribadi yang diselesaikan kemudian dengan diet dan obat-obatan.