Kemacetan AI saat ini sederhana: teknik yang kami gunakan masih didasarkan pada penghafalan dan pengambilan pola, dan dengan demikian mereka membutuhkan *seseorang* untuk memberi tahu mereka pola mana yang harus dihafal (data pelatihan, RL envs...) Peran itu belum dapat dimainkan oleh AI dengan cara yang benar-benar terbuka dan otonom. Kita belum bisa menyingkirkan manusia dalam lingkaran. Dalam pengertian itu, AI saat ini masih murni cerminan dari kognisi manusia (baik dalam hal tugas/tujuan mana yang dikejar dan pola yang digunakannya untuk menyelesaikannya). Itu belum menjadi miliknya sendiri.